<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>METAHOLIC</title>
	<atom:link href="http://metaholic.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://metaholic.wordpress.com</link>
	<description>let&#039;s share with</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Nov 2011 00:51:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='metaholic.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>METAHOLIC</title>
		<link>http://metaholic.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://metaholic.wordpress.com/osd.xml" title="METAHOLIC" />
	<atom:link rel='hub' href='http://metaholic.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>&#8220;Nguwongke Wong&#8221;</title>
		<link>http://metaholic.wordpress.com/2011/11/18/nguwongke-wong/</link>
		<comments>http://metaholic.wordpress.com/2011/11/18/nguwongke-wong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 00:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masnoer®</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sinau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metaholic.wordpress.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[PENGEMBANGAN organisasi melalui manajemen sumberdaya manusia atau akrab dikenal Human Resources (HR) tidak hanya melulu dari konsep teori barat namun bisa dilhami dari kearifan lokal budaya Jawa. Sebut saja, konsep &#8221;nguwongke wong&#8221; (memanusiakan manusia) dan &#8221;sugih tanpo bondo&#8221; (kaya tanpa harta benda) yang menurut guru besar Fakultas Psikologi UGM Prof Dr Djamaludin Ancok, sangat cocok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=293&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>PENGEMBANGAN</strong> organisasi melalui manajemen sumberdaya manusia atau akrab dikenal <em>Human Resources</em> (HR) tidak hanya melulu dari konsep teori barat namun bisa dilhami dari kearifan lokal budaya Jawa. Sebut saja, konsep <em>&#8221;nguwongke wong&#8221;</em> (memanusiakan manusia) dan <em>&#8221;sugih tanpo bondo&#8221;</em> (kaya tanpa harta benda) yang menurut guru besar Fakultas Psikologi UGM Prof Dr Djamaludin Ancok, sangat cocok dan relevan dalam pengembangan organisasi modern yang berkembang sekarang ini. &#8221;Manusia bukan lagi dianggap aset dalam konsep sebuah organisasi, tapi bagian penting dari organisasi. Menciptakan manusia itu semakin bersumberdaya dan semakin bermakna,&#8221; katanya dalam diskusi &#8221;Manajement Forum, The future of HR&#8221; <span id="more-293"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Prof Ancok, konsep HR masa depan bukan lagi uang sebagai tolak ukur untuk meningkatkan prestasi kerja. Melainkan, terbangunnya rasa kebersamaan dan suasana kerja kondusif. &#8221;Disinilah konsep <em>&#8221;nguwongke wong&#8221;</em> dan &#8216;<em>&#8216;sugih tanpo bondo&#8221;</em> sangat relevan,&#8221; Selain berinovasi, pemimpin HR di sebuah perusahaan juga harus mampu mendorong tumbuhnya kompetensi dan rasa  saling berbagi informasi antarkaryawan. &#8221;Jangan sampai organisasi membunuh kompetensi. Jika sudah terkotak, birokratis, tidak <em>sharing knowledge</em> maka biaya&#8217; yang dikeluarkan sangat mahal,&#8221; Seorang HR harus menganggap semua orang yang bekerja di perusahaan sebagai orang penting. Tidak ada orang yang dianggap lebih penting di sebuah perusahaan. &#8221;Dulu orang menganggap pilot paling penting dalam menerbangkan pesawat. Tapi kini yang lebih penting adalah supir mobil yang mengantar pilot datang tepat waktu ke bandara,&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">HR perlu membuat strategi baru untuk membangun perubahan <em>leadership</em>, <em>mindset</em> dan budaya kepada karyawan dalam membantu organisasi mencapai tujuan utamanya. &#8221;Karena karyawan tidak hanya dimiliki fisiknya, namun juga jiwanya,&#8221; Ditambahkan, strategi pengelolaan HR harus menempatkan karyawan sesuai dengan keahliannya. Apabila tidak dijalankan maka yang muncul adalah rasa frustasi. Oleh karena itu, tugas HR adalah meningkatkan kompetensi, komitmen dan kontribusi karyawan untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan dengan disertasi imbalan yang setimpal. &#8221;Orang yang bertahan bekerja biasanya sedikit <em>give</em> tapi banyak dapat <em>get</em>. Sementara yang memilih keluar dari perusahaan karena banyak <em>give</em> tapi sedikit <em>get</em> yang didapatkan,&#8221;  Tapi apa yang menyebabkan seseorang mau datang ke tempat kerja?  justru bukan uang atau status, namun lebih kepada hubungan relasi kerja yang sudah terbangun di tempat kerja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/metaholic.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/metaholic.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=293&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metaholic.wordpress.com/2011/11/18/nguwongke-wong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e84d2e947262eeeb340eef065e0dde0b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masnoer®</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Ngabuburit yang Salah Kaprah</title>
		<link>http://metaholic.wordpress.com/2011/08/16/tradisi-ngabuburit-yang-salah-kaprah/</link>
		<comments>http://metaholic.wordpress.com/2011/08/16/tradisi-ngabuburit-yang-salah-kaprah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 01:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masnoer®</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metaholic.wordpress.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[FENOMENA RAMADAN Istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda dengan akar kata “burit” yang artinya sebuah representasi waktu yang menunjukkan mulainya malam hari. Nah, sekarang istilah ngabuburit sudah dipakai oleh semua orang yang mengartikannya sebagai kegiatan mengisi waktu sampai tiba saatnya berbuka puasa.  Bahkan tren ini menjadi sebuah tradisi yang tak bisa dilepaskan dari bulan Ra*ma*dan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=286&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">FENOMENA RAMADAN</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://metaholic.files.wordpress.com/2011/08/ngabuburit-ugm-04.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-287" title="ngabuburit-ugm-04" src="http://metaholic.files.wordpress.com/2011/08/ngabuburit-ugm-04.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda dengan akar kata “burit” yang artinya sebuah representasi waktu yang menunjukkan mulainya malam hari. Nah, sekarang istilah ngabuburit sudah dipakai oleh semua orang yang mengartikannya sebagai kegiatan mengisi waktu sampai tiba saatnya berbuka puasa.  Bahkan tren ini menjadi sebuah tradisi yang tak bisa dilepaskan dari bulan Ra*ma*dan. Beragam kegiatan dila*kukan selama ngabuburit, mulai dari kegiatan positif hingga kegiatan negative.  Meski tak ada kaitannya dengan budaya Minangkabau, toh istilah ngabuburit begitu akrab ditelinga masyarakat. Bahkan, bagi sebagian remaja belum merasa senang jika belum ngabuburit. Di kota Padang, misalnya para remaja menunggu waktu buka puasa dengan jalan-jalan sore atau sekedar duduk di pinggiran Pantai Padang. Sekilas memang tak ada yang salah dengan kegiatan ini, tapi jika diper*hatikan lebih saksama lagi terlihat aktivitas ngabuburit sering digunakan para remaja untuk berduaan dengan lawan jenisnya di tempat yang romantis dan agak sepi.</p>
<p>Fenomena ngabuburit saat Ramadan sudah memasyarakat, terutama pada anak-anak muda perkotaan. Pada saat sore tiba mereka keluar rumah dengan berkendaraan motor berbon*cengan dengan pasangannya atau bergerombol dan men*datangi tempat-tempat ramai dengan alasan menunggu waktu buka puasa. Padahal bukan itu sebenarnya hakekat ngabuburit yang dijalani oleh masyarakat Sunda tempo dulu.<span id="more-286"></span></p>
<p>Sekadar pengetahuan, anak-anak Sunda dahulunya selalu ngabuburit di tajug atau surau. Mereka bersemangat pergi ke tajug untuk salat Maghrib berjamaah dan mengaji. Selama ngabuburit itu, mereka di*bimbing oleh ajengan (kiyai) setempat. Mereka baru akan pulang ke rumah setelah salat Isya berjamaah. Prakteknya sekarang ini, ngabuburit justru diisi dengan kegiatan tidak bermanfaat seperti menonton televisi seharian, berpacaran atau kegiatan duniawi yang bersifat hura-hura.</p>
<p>Seperti halnya yang sering dilakukan para remaja di Kota Padang. Sepulang pesantren Ramadan yang diwajibkan Pemko Padang, biasanya anak-anak dan remaja tidur di rumah. Sorenya, menjelang berbuka puasa mereka ke plaza, Pantai Padang, di warnet atau berkeliling dengan kendaraan guna mengisi waktu kosong. Padahal, waktu kosong itu dapat digunakan untuk hal yang bermanfaat seperti mengaji, salat atau aktivitas dakwah lainnya.</p>
<p>Profesor Dadan Wildan Anas dari Universitas Galuh Ciamis juga pernah menye*butkan istilah ngabuburit ini diperkirakan sudah ada sejak abad XV silam. Pada abad ke-15, Kerajaan Mataram menata kota-kota dengan membuat sebuah pusat kegiatan masya*rakat berupa sebuah alun-alun, masjid, dan pasar serta fasilitas pendukung lainnya sehingga menarik warga untuk men*datanginya. Karena pusat keramaian di Alun-alun, maka menjadi lokasi paling favorit untuk ngabuburit.</p>
<p>Tradisi ngabuburit yang dilakukan masyarakat Sunda tempo dulu juga diisi dengan beragam permainan rakyat, misalnya petak umpet, gatrik, dan sebagainya. Untuk meme*riahkan suasana, anak-anak di daerah perkampungan biasanya bermain lodong atau jeblugan, yakni bermain perang-perangan dengan media bambu mirip sebuah meriam yang diisi dengan karbit hingga meng*hasilkan suara dentuman.</p>
<p>Pengaruh Teknologi</p>
<p>Tak dapat dipungkiri peru*bahan makna dan praktek ngabuburit selaras dengan perkembangan teknologi. Me*lalui sosialisasi media massa yang menampilkan keelokkan panorama alam di Indonesia menjadi pemicu perubahan tradisi ngabuburit. Sudah menjadi rutinitas bagi stasiun televisi menayangkan program acara ngabuburit sebelum waktu berbuka puasa tiba. Bahkan, sebuah konser musik yang digelar sebuah perusahaan rokok terkemuka juga meng*gunakan istilah ngabuburit sebagai tema acaranya. Alhasil, istilah ngabuburit kini seolah telah menjadi kata baku dalam pergaulan remaja saat bulan puasa tiba.</p>
<p>Ajaran Islam sebenarnya tidak mengenal istilah nga*buburit atau apa pun yang merujuk pada kegiatan serupa untuk menunggu waktu buka puasa. Jika saat ini, istilah ngabuburit kemudian dikaitkan dengan tradisi bulan Ramadan, hal ini akibat adanya proses akulturasi dalam penyebaran agam Islam. Maksudnya, ajaran Islam masuk dengan mem*perhatikan sisi tradisi lokal. Dalam hal ini adalah tradisi ngabuburit yang telah dikenal luas di tanah Sunda.</p>
<p>Di Arab sendiri, tidak me*ngenal kegiatan atau tradisi yang dilakukan masyarakat untuk menunggu waktu ber*buka puasa. Meski demikian, selama tujuan ngabuburit tersebut dilakukan untuk kegiatan yang positif dan menambah nilai keutamaan beribadah puasa, maka kegiatan ngabuburit tersebut sebenarnya tidaklah masalah. Misalnya, tujuannya adalah agar bisa saling ber*si*la*tura*him dengan diskusi dan mengaji ajaran islam lebih dalam.</p>
<p>Ngabuburit Lemahkan Moral Remaja</p>
<p>Fenomena ngabuburit yang salah kaprah ini tentu tidak boleh dibiarkan saja. Sebab, dengan membiarkan tradisi ini memasyarakat sama artinya dengan melegalkan generasi yang akan datang untuk me*nginterpretasikan bahwa nga*buburit adalah bagian dari manfaat puasa. Tak hanya itu, para remaja pun akan dibuat malas karena terbiasa mengha*biskan waktu dengan sia-sia Padahal sesungguhnya Islam tak pernah mengajarkan me*nunggu buka puasa dengan bersenang-senang, berpacaran dan menyia-nyiakan waktu.</p>
<p>Untuk itu, perlu peran serta keluarga, pemerintah, ulama dan semua elemen masyarakat meluruskan fenomena ini. Pada intinya, ngabuburit boleh dilakukan tapi dengan catatan tidak mengabaikan waktu dan dilakukan untuk kegiatan positif. Berikut diantaranya kegiatan ngabuburit yang diajarkan Islam, yakni men*dengarkan ceramah agama, berzikir, membaca Al-Qur’an, membagi panganan (sedekah) untuk buka puasa kepada tetangga atau kerabat dekat.</p>
<p>Media massa pun harus mendukung kegiatan positif ngabuburit. Puasa tidak sekedar menahan haus dan lapar saja, sebab Islam juga mengatur rukun puasa, manfaat puasa, keutamaan puasa, yang mem*batalkan puasa sampai adab berpuasa. Karena itu, peran media massa sangat besar untuk mengingatkan masyarakat bahwa ngabuburit itu tidak bermanfaat bagi puasa kita.</p>
<p>Ngabuburit Digital</p>
<p>Kemajuan teknologi infor*masi dan komunikasi menis*cayakan perubahan gaya hidup (life style) dalam kultur kese*harian. Begitupun yang terjadi dengan aktivitas ngabuburit yang selalu dipraktikkan masyarakat Muslim di seluruh Indonesia dengan kegiatan dan aktivitas beragam. Di era digital kali ini, bentuk atau wujud nga*buburit pun menjadi beragam sesuai dengan minat, kesena*ngan, hobi, dan kemampuan sang Muslim.</p>
<p>Ada banyak kegiatan yang dilakukan umat Islam kala dirinya mengisi waktu luang untuk menunggu berbuka (ifthar) puasa. Ada ribuan situs islami yang dapat dibrowsing melalui internet. Situs ini memuat artikel-artikel islami dan muslimah, konsultasi islami pengetahuan bisnis islami, belajar bahasa arab dan me*nyediakan berbagai rekaman ceramah islami yang dapat di download dengan gratis. Artikel maupun rekaman itu dida*patkan dari berbagai ceramah ustad di berbagai daerah. Cocok bila didengar sambil bekerja/belajar maupun menjadi teman di perjalanan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/metaholic.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/metaholic.wordpress.com/286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=286&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metaholic.wordpress.com/2011/08/16/tradisi-ngabuburit-yang-salah-kaprah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e84d2e947262eeeb340eef065e0dde0b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masnoer®</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://metaholic.files.wordpress.com/2011/08/ngabuburit-ugm-04.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ngabuburit-ugm-04</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gedung Baru dan Kapasitas Anggota DPR</title>
		<link>http://metaholic.wordpress.com/2011/04/14/gedung-baru-dan-kapasitas-anggota-dpr/</link>
		<comments>http://metaholic.wordpress.com/2011/04/14/gedung-baru-dan-kapasitas-anggota-dpr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 01:15:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masnoer®</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metaholic.wordpress.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Polemik pembangunan gedung baru DPR sepertinya tidak berkesudahan, meski sudah ditentang oleh banyak pihak sejak beberapa bulan lalu, namun rencana pembangunan itu terus jalan. Dan ketika ditentang lagi, maka rencana itu menjadi ditimbang-timbang lagi. Begitu seterusnya, muncul, tenggelam, dan kemudian muncul lagi. Pembangunan gedung baru direncanakan, menurut Ketua DPRRI Marzukie Alie, dilandasi bahwa rencana itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=279&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Polemik pembangunan gedung baru DPR sepertinya tidak berkesudahan, meski sudah ditentang oleh banyak pihak sejak beberapa bulan lalu, namun rencana pembangunan itu terus jalan. Dan ketika ditentang lagi, maka rencana itu menjadi ditimbang-timbang lagi. Begitu seterusnya, muncul, tenggelam, dan kemudian muncul lagi. Pembangunan gedung baru direncanakan, menurut Ketua DPRRI Marzukie Alie, dilandasi bahwa rencana itu merupakan rencana DPR periode sebelumnya. Pembangunan itu disebut untuk lebih mendukung peningkatan kerja anggota DPR. Gedung yang selama ini, Gedung Nusantara I, dirasa sudah tidak mencukupi untuk bekerja.<br />
<a href="http://metaholic.files.wordpress.com/2011/04/index.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-280" title="index" src="http://metaholic.files.wordpress.com/2011/04/index.jpg?w=240&#038;h=180" alt="" width="240" height="180" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">
Kalau dilihat secara fakta dan hitungan, Gedung Nusantara I, memang terjadi kelebihan beban. Dihitung dari kapasitas memang terjadi kelebihan penghuni, karena anggota DPR saat ini memiliki staf ahli 2, dulu 1. Ditambah sekretaris 1 berarti dalam satu ruang ada 4 orang, satunya lagi anggota DPR itu sendiri. Total penghuni Gedung Nusantara I ada sekitar 2240 orang, itu belum ditambah dengan staf ahli fraksi, office boy, security, dan staf ahli tambahan lainnya dari anggota DPR. Tentu Gedung Nusantara I akan semakin kelebih beban apabila staf ahli masing-masing anggota sebanyak 5 orang.<span id="more-279"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kelebihan beban itu juga nampak begitu padatnya lalu lintas di Gedung Nusantara I. Untuk menuju dari lantai ke lantai melalui lift harus antre begitu lama. Sehingga banyak penghuni untuk bisa masuk ke lift harus mencari akal, seperti menuju basement atau naik ke lantai paling atas lebih dahulu. Kelebihan beban penghuni menunjukan seolah-olah memang Gedung Nusantara I sudah tidak mewadahi. Namun menjadi pertanyaan apakah bila gedung baru itu dibangun benar-benar akan meningkatkan produktivitas anggota DPR? Nah itu yang menjadi pertanyaan banyak pihak. Seorang tukang bajaj, ketika ditanya oleh sebuah media mengenai pembangunan gedung baru itu mengatakan, kalau bisa membuat dirinya lebih mudah cari rezeki dan menurunkan harga-harga kebutuhan jadi lebih murah, silakan dirikan gedung baru. Tapi, kalau tidak, untuk apa?Namun harapan sang tukang bajaj yang ingin nasibnya diperjuangkan itu sepertinya susah terpenuhi. Alasannya, kapasitas anggota DPR sepertinya belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat. Kapasitas-kapasitas anggota DPR saat ini adalah. Pertama, pemilu 2009 masih banyak menghasilkan wajah lama. Dengan sistem suara terbanyak atau nomer urut, wajah-wajah lama masih mampu memenangi pemilu.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun masalahnya kinerja mereka sebagai wakil rakyat, tidak berbeda dengan pengalaman periode sebelumnya. Produk legislasi yang terbilang rendah, produk undang-undang yang dihasilkan saling-silang, korupsi, bolos sidang, dan lebih suka melakukan studi banding terulang dalam periode DPR masa ini. Dalam Periode 2009-2014, sebuah catatan menunjukan produktivitas anggota DPR dalam setahun pertama masa tugas periode 2009-2014 masih sangat rendah, baru menyelesaikan lima RUU dari 70 yang diproritaskan dalam Program Legislasi Nasional. Padahal target prolegnas 2010 adalah 70 RUU, sehingga masih ada 65 RUU yang molor penyelesaiannya.Ini bisa terjadi karena salah satunya disebabkan oleh kebiasaan lama oleh anggota lama. Pada tahun 2008 Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia menilai kinerja legislasi DPR 2004-2009 buruk. Dari target 284 rancangan undang-undang (RUU) hanya 60% yang diselesaikan. Dari jumlah itu diprediksi hanya 170 undang-undang.</p>
<p style="text-align:justify;">Terpilihnya anggota lama menjadi anggota DPR masa ini bukan karena faktor kesalahan pemilih, namun sang anggota yang mempunyai kinerja sebagai wakil rakyat yang buruk itu tetap ngotot mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Seharusnya mereka tahu diri sejauh mana mereka bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kalau dilihat dari perilaku anggota DPR periode kemarin, sebenarnya masyarakat sudah bisa menilai. Namun, misalnya money politic, maka kesekian kalinya mereka terpilih lagi.Kedua, Terbukti partai politik yang mengajak artis-artis sebagai calegnya mampu mendulang suara yang signifikan. Figur yang ganteng, cakap, dan lucu ternyata merupakan penampilan yang menarik bagi masyarakat, sehingga masyarakat pun berduyun-duyun mencontrengnya. Namun, yang menjadi pertanyaan, sejauh mana kapasitas dan kemampuan para artis itu dalam menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat? Mereka akan bingung, gugup, dan kelihatan linglung dalam dunia yang selama ini baru baginya. Dunia politik merupakan dunia yang sangat jauh dari dunia keartisan. Mereka yang biasanya bekerja dalam dunia akting, glamor, sebagai presenter atau master of ceremony (MC), tiba-tiba harus bersentuhan dengan dunia yang penuh intrik, adu debat, lobi-lobi, menyerap aspirasi, dan mengawasi jalannya pemerintahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila mereka tidak sanggup, tentunya mereka akan lebih banyak dikendalikan oleh parpolnya dan bisa jadi mereka lebih cenderung bolos sidang. Sebab, mereka tidak menguasai masalah atau bahan-bahan yang harus dikerjakan. Apabila demikian yang terjadi, aspirasi dan perjuangan yang diamanatkan rakyat kepada mereka tidak akan bisa dilakukan.Bukti dari kurang optimalnya artis adalah, yang menjadi perdebatan bukan masalah fungsi pengawasan, anggaran, atau legeslasi, namun masalah pribadi. Buktinya perseteruan antara Eko Patrio, anggota DPR dari PAN, dengan Pramono Anung, Wakil Ketua DPR dari PDIP, bukan masalah tiga fungsi DPR, namun masalah pribadi.Ketiga, banyak anggota DPR dalam setiap bekerja yang dipikirkan adalah hanya uang. Mereka pastinya senang menjadi anggota DPR, namun mereka berpikir bagaimana uang yang selama ini dihabiskan untuk kampanye dan money politic bisa kembali secepat mungkin. Nah, di sinilah letak kerawanan terhadap pelanggaran hukum. Mereka jauh-jauh hari sudah mempunyai niat agar uang yang sudah dikeluarkan kembali dengan cepat. Cara yang paling cepat atau jalan pintas ialah dengan melakukan korupsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski sudah banyak anggota DPR yang ditangkap dan dipermalukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun pelajaran itu tidak membuat jera. Dengan alasan dibebani utang yang banyak, merealisasi janji dalam bentuk materi kepada konstituen, dan untuk memperkaya keluarganya, maka tindakan-tindakan korupsi tetap saja dilakukan. Korupsi yang dilakukan anggota DPR saat ini bisa saja lapang jalan, sebab RUU Tipikor saat melapangkan seseorang untuk tidak takut korupsi. Toh kalau terjerat hukum mereka tidak dikenai hukuman mati dan bisa lepas bila mengembalikan uang hasil korupsinya itu. Dengan ketiga sifat  anggota DPR se    perti diuraikan di atas, maka bila kelak gedung baru berdiri, sepertinya tidak akan memberi manfaat yang banyak, tidak akan memperjuangkan apa yang seperti diinginkan oleh tukang bajaj tadi. Sepertinya langkah apapun yang dilakukan untuk meningkatkan produktifitas, dari membangun gedung baru hingga menambah staf ahli, tidak akan menambah produktifas kerja anggota DPR sebelum mental mereka berubah.<a href="http://suar.okezone.com/read/2011/04/13/58/445546/gedung-baru-dan-kapasitas-anggota-dpr"><strong>OkeZone</strong></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/metaholic.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/metaholic.wordpress.com/279/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=279&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metaholic.wordpress.com/2011/04/14/gedung-baru-dan-kapasitas-anggota-dpr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e84d2e947262eeeb340eef065e0dde0b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masnoer®</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://metaholic.files.wordpress.com/2011/04/index.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">index</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adigang Adigung Adiguna</title>
		<link>http://metaholic.wordpress.com/2010/03/17/adigang-adigung-adiguna/</link>
		<comments>http://metaholic.wordpress.com/2010/03/17/adigang-adigung-adiguna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 11:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masnoer®</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metaholic.wordpress.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Bangsa Indonesia, termasuk juga orang Jawa, dikenal memiliki perasaan halus, serta tenggang rasa tinggi. Karena itulah mereka tidak menyukai orang sombong. Yaitu, orang yang congkak, pongah, angkuh, takabur, menghargai diri sendiri berlebihan dan cenderung meremehkan (merendahkan) orang lain. Di Jawa, sombong dianggap sifat yang buruk (tak terpuji), dan sebaiknya dihindari karena akan jadi gangguan serius [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=273&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://metaholic.files.wordpress.com/2010/03/718b574cbf37ec9bea41a62fd4c28664.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-274" title="718b574cbf37ec9bea41a62fd4c28664" src="http://metaholic.files.wordpress.com/2010/03/718b574cbf37ec9bea41a62fd4c28664.jpg?w=300&#038;h=262" alt="" width="300" height="262" /></a>Bangsa Indonesia, termasuk juga orang Jawa, dikenal memiliki perasaan halus, serta tenggang rasa tinggi. Karena itulah mereka tidak menyukai orang sombong. Yaitu, orang yang congkak, pongah, angkuh, takabur, menghargai diri sendiri berlebihan dan cenderung meremehkan (merendahkan) orang lain. Di Jawa, sombong dianggap sifat yang buruk (tak terpuji), dan sebaiknya dihindari karena akan jadi gangguan serius bagi komunitas dan lingkungannya<span id="more-273"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut pandangan masyarakat Jawa, orang sombong memiliki sifat sebagaimana unen-unen (peribahasa) yang berbunyi: &#8216;adigang adigung adiguna&#8217;. Artinya, sifat menyombongkan diri pada kekuatan, kekuasaan, dan kepandaian yang dimiliki. Adigang, adalah gambaran dari watak kijang yang menyombongkan kekuatan larinya yang luar biasa. Adigung adalah kesombongan terhadap keluhuran, keturunan, kebangsawanan, pangkat, kedudukan, atau kekuasaan yang dimiliki. Diibaratkan gajah yang  besar dan nyaris tak terlawan oleh binatang lain. Sedangkan adiguna menyombongkan kepandaian (kecerdikan) seperti watak ular yang memiliki racun mematikan dari gigitannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Peribahasa ini mengingatkan bahwa kelebihan seseorang sering membuat sombong, lupa diri, sehingga berdampak buruk bagi  yang bersangkutan maupun orang lain. Contohnya kijang. Secepat apa pun larinya sering terkejar juga oleh singa atau harimau, dan apabila sudah demikian nasibnya hanya akan menjadi santapan raja hutan tersebut. Dalam dongeng anak-anak diceritakan pula bagaimana gajah yang besar itu kalah oleh gigitan semut yang menyelinap di celah telapak kaki, atau ketika kaki si gajah tertusuk duri. Sedangkan ular belang yang sangat ditakuti itu pun akan mati lemas, tulang-tulangnya remuk, jika terkena sabetan carang (cabang) bambu ori (Bambusa arundinaceae).</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, kelebihan yang dimiliki seseorang merupakan sesuatu yang “berguna” sekaligus “berbahaya”. Berguna apabila dimanfaatkan demi kebaikan, berbahaya jika hanya digunakan untuk kepuasan pribadi serta dorongan nafsu duniawi belaka. Contohnya, benda-benda tajam seperti pisau, sabit, parang, dan lain sebagainya. Sebuah pisau memang harus tajam agar mudah untuk mengiris daging atau sayuran ketika memasak. Namun, jika menggunakannya ceroboh dapat melukai jari tangan. Lebih dari itu, karena tajam, kuat, dan runcing, pisau dapur pun dapat disalahgunakan untuk membunuh orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana lazimnya strategi dalam kebudayaan Jawa, umumnya setiap peribahasa tidak berdiri sendiri dan sering berkaitan dengan peribahasa lain. Misalnya, adigang-adigung-adiguna punya korelasi erat dalam konteks menasihati kesombongan dengan “aja dumeh”. Artinya: jangan sok atau mentang-mentang.</p>
<p style="text-align:justify;">Terjemahan bebasnya adalah jangan suka memamerkan serta menggunakan apa yang dimiliki untuk menekan, meremehkan, atau menghina orang lain. Misalnya: aja dumeh sugih (jangan mentang-mentang kaya), dan menggunakan kekayaannya untuk berbuat semena-mena. Mengapa demikian, sebab harta kekayaan itu tidak lestari dan sewaktu-waktu dapat hilang (tidak dimiliki lagi). Aja dumeh kuwasa (jangan mentang-mentang berkuasa ketika menjadi pejabat/pemimpin) kemudian berbuat semaunya sendiri. Mengapa demikian, sebab jika masyarakat yang dipimpin tidak menyukai lagi yang bersangkutan dapat diturunkan dari jabatannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Jawa terdapat kepercayaan bahwa segala yang dimiliki manusia hanyalah titipan Tuhan. Dengan demikian  kepemilikan itupun bersifat fana. Tanpa keridaan (seizin) Tuhan, tidak mungkin yang bersangkutan memilikinya. Selain itu, kekayaan yang dimiliki seseorang realitasnya juga diperoleh atas jasa (pemberian) orang lain. Contohnya, mana mungkin pedagang memperoleh laba dan kekayaan yang berlimpah tanpa melakukan transaksi dengan masyarakat? Berdasarkan pendapat di atas, peribahasa ini menasihatkan agar siapa pun jangan mempunyai sifat sok.</p>
<p style="text-align:justify;">Mentang-mentang kaya menolak menyedekahkan sebagian hartanya untuk orang miskin. Mentang-mentang jadi pemimpin tidak mau bergotong-royong dengan tetangga. Menurut adat Jawa, sikap seperti itu sangat tercela dan menyakitkan hati orang lain. Maka, dengan memadukan dua peribahasa di atas dimungkinkan pesan muatan yang disampaikan akan lebih dimudah diurai, di samping daya tembusnya juga makin kuat memasuki kesadaran pikir, rasa, dan hati sanubari.</p>
<p style="text-align:justify;">Contohnya, nasihat tersebut akan berbunyi: “Aja dumeh sekti mandraguna banjur duwe watak adiguna kaya ula. Ora ketang wisane mandi, nanging kesabet carang pring ori wae bakal dadi bathang selawase.” (Terjemahan bebasnya: “Jangan mentang-mentang sakti kemudian berwatak seperti ular. Meskipun bisanya mematikan, tetapi kena gebuk cabang bambu ori saja akan menjadi bangkai selamanya.”).</p>
<p style="text-align:justify;">Orang sombong dapat dianalogikan seperti kijang yang melintas di depan kerumunan singa atau harimau di tengah hutan,  seekor gajah yang sengaja menginjak-injak sarang semut atau semak perdu berduri, seekor ular yang sengaja atau tidak telah masuk ke halaman rumah orang di perkampungan. Mungkin saja sekali dua kali selamat. Namun, untuk ke sekian kalinya kesombongan itu pasti akan menjadi batu sandungan yang membuat dirinya jatuh terjerembab mencium bumi dan tidak dapat bangkit kembali?</p>
<p><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/kejawen/2010/03/11/487/Adigang-Adigung-Adiguna-"><em>sumber </em></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/metaholic.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/metaholic.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=273&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metaholic.wordpress.com/2010/03/17/adigang-adigung-adiguna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e84d2e947262eeeb340eef065e0dde0b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masnoer®</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://metaholic.files.wordpress.com/2010/03/718b574cbf37ec9bea41a62fd4c28664.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">718b574cbf37ec9bea41a62fd4c28664</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BlackBerry</title>
		<link>http://metaholic.wordpress.com/2009/06/04/blackberry/</link>
		<comments>http://metaholic.wordpress.com/2009/06/04/blackberry/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 02:03:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>masnoer®</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://metaholic.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Produk yang menjadi andalan utama dan membuat Blackberry digemari di pasar adalah surat-e gegas (push e-mail).  Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam Blackberry secara otomatis. Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai keunggulan dari Blackberry, yaitu push e-mail. Dengan push e-mail [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=265&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Produk yang menjadi andalan utama dan membuat Blackberry digemari di pasar adalah surat-e gegas (push e-mail).  Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam Blackberry secara otomatis. Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai keunggulan dari Blackberry, yaitu push e-mail. Dengan push e-mail semua e-mail masuk dapat diteruskan langsung ke ponsel. E-mail juga sudah mengalami proses kompresi dan scan di server Blackberry sehingga aman dari virus. Lampiran file berupa dokumen Microsoft office dan PDF dapat dibuka dengan mudah.<span id="more-265"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-270" title="blackberry" src="http://metaholic.files.wordpress.com/2009/06/blackberry4.jpg?w=439&#038;h=420" alt="blackberry" width="439" height="420" /></p>
<p style="text-align:justify;">sebuah e-mail berukuran 1 MB, jika diterima melalui push e-mail dapat menjadi 10 kb dengan isi yang tetap. (RBA4762) Pengguna tidak perlu mengakses internet terlebih dulu dan membuka satu persatu surat-e yang masuk, atau pemeriksaan surat-e baru. Hal ini dimungkinkan karena pengguna akan terhubung secara terus-menerus dengan dunia maya melalui jaringan telepon seluler yang tersedia. Alat penyimpanan juga memungkinkan para pengguna untuk mengakses data yang sampai ketika berada di luar layanan jangkauan nirkabel. Begitu pengguna terhubung lagi, Blackberry Enterprise Server akan menyampaikan data terbaru yang masuk. Kelebihan lainya adalah kemampuan Blackberry yang dapat menampung e-mail hingga puluhan ribu tanpa ada resiko hang, asalkan masih ada memory tersisa. Blackberry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger, namun dilakukan melalui jaringan Blackberry dengan memasukan nomor identitas</p>
<p style="line-height:1.5em;text-align:justify;margin:.4em 0 .5em;">Semua layanan Blackberry ini dikenal sangat aman baik e-mail, chatting, maupun browsing. untuk browsing  internet data-data dari website sudah dikompresi sehingga lebih cepat dibuka. Fasilitas lain yang menjadi andalan Blackberry adalah pesan instan. Yahoo Massanger, Google Talk dan Skype kini telah menjadi rekanan dengan Blackberry. Teknologi terkini memang memungkinkan kita untuk “mengobrol” (<em>chatting</em>) di internet melalui telepon genggam dan Personal Digital Assistant (PDA).</p>
<p style="font-size:12px;line-height:18px;text-align:justify;margin:5px 0 10px;">ada sebuah tips yang saya dapatkan Saat kita  membawa BlackBerry dengan langganan dari operator Indonesia ke luar negeri, maka mereka akan terkena biaya roaming internasional. Lalu apa yang harus dilakukan agar tagihan BlackBerry kita tidak bengkak?</p>
<p style="font-size:12px;line-height:18px;margin:5px 0 10px;">Berikut ini tip untuk berhemat memakai BlackBerry.</p>
<ul>
<li>Pilih operator yang memiliki layanan roaming internasional murah dan dengan tarif flat.XL, misalnya, menyediakan paket layanan roaming internasional Rp 25 ribu per hari akses internet unlimited</li>
<li><span style="line-height:18px;font-size:12px;">Aktifkan koneksi jaringan Wi-Fi gratisan. Di tempat seminar, bandara atau hotel biasanya Wi-Fi seperti itu tersedia.</span></li>
<li><span style="line-height:18px;font-size:12px;">Matikan layanan data BlackBerry operator bila Anda tak dapat layanan BlackBerry unlimitd yang murah. </span></li>
<li><span style="line-height:18px;font-size:12px;">Karena akses anda terbatas maka sebaiknya matikan email dari mailing list dan buka email dari kantor atau email pribadi.</span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/metaholic.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/metaholic.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=metaholic.wordpress.com&amp;blog=7491808&amp;post=265&amp;subd=metaholic&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://metaholic.wordpress.com/2009/06/04/blackberry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>104</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e84d2e947262eeeb340eef065e0dde0b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">masnoer®</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://metaholic.files.wordpress.com/2009/06/blackberry4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blackberry</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
